Studi Jarak Jauh: Mereka Gigih Mencari Modal dan Ilmu

Oleh: Lingling Ana

Seiring kemajuan teknologi yang semakin canggih, kita dituntut untuk bisa mengikuti perkembangan jaman. Tidak heran jika perekonomian secara global berkembang secara cepat, langkah pertama yang kita tempuh yaitu dengan bekerjaran dengan ilmu teknologi. Selain pertukaran kebudayaan antar negara tidak ketinggalan juga dengan pertukaran siswa, lebih hebatnya lagi pendidikan jaman sekarang bisa ditempuh melalui jarak jauh misalnya Universitas Terbuka.

Universitas Terbuka dari program pemerintah telah diakui oleh negara yang mana pendidikan ini melalui online. Di Taiwan khususnya, telah dibuka sejak tahun 2014 lalu. Para mahasiswa bisa memilih jurusan antara lain: Manajemen, Ilmu Komunikasi, Bahasa Inggris. Untuk pertemuan tatap muka dilaksanakan sebanyak dua kali yaitu berada di Taipei, sedangkan pertemuan online sebanyak tiga kali dalam seminggu dan  untuk ujian semester dilaksanakan di dua tempat yaitu di Tainan dan Taipei.

Para pekerja imigran mengambil kesempatan ini. Selain bekerja, mereka belajar mengejar ilmu meskipun harus berbagi dengan waktu yang begitu padat dengan pekerjaan. Mereka berharap suatu hari ketika sudah ada di Indonesia bisa mengolah modal dengan ilmu yang telah didapat selama bekerja.

Perjuangan para mahasiswa ini patut dipuji karena semangat mereka. Dengan rutinitas setiap hari dengan waktu jam bekerja rata-rata 8 sampai 12 jam, para dosen dengan telatennya menunggu waktu senggang para mahasiswa, yaitu sekitar jam 21.30 kelas dimulai selama dua jam pertemuan online.

Wisata Pantai Prigi

Trenggalek, sebuah kota kecil yang berada di Provinsi Jawa Timur, tepatnya bagian selatan merupakan kota yang belum banyak di kenal masyarakat. Namun jangan salah, kota kecil ini menyimpan banyak sekali keindahan alam bukit dan pantai, lokasi wisata yang berada di desa tasik madu, Prigi, Trenggalek ini semakin mengalami kemajuan semenjak dipimpin oleh Bapak Bupati Emil Dardak, di tangan beliaulah kota Trenggalek mengalami kemajuan yang sangat pesat.

Ciri khas kuliner kota ini merupakan sesuatu yang wajib pengunjung cicipi saat berkunjung ke tempat ini. Selain itu tidak kalah menariknya dengan oleh-oleh yang akan dibawa wisatawan mudik yaitu jajanan alen-alen dan keripik tempe, di saat musim panen anda akan disuguhkan dengan aneka macam buah-buahan seperti; duren dan manggis dengan harga yang meriah.

Sumber: Istimewa

Lokasi wisata Pantai Prigi cukup  jauh, yaitu sekitar 48 km dari pusat kota. Jalan menuju pantai melewati pegunungan ,akan tetapi perjalanan ini  sangat menggiurkan karena sepanjang perjalanan wisatawan akan disuguhi oleh pemandangan yang sangat indah, perbukitan nan hijau serta buih putih deburan ombak dari kejauhan meliuk memanjakan mata wisatawan, dilengkapi dengan fasilitas yang memadai seperti penginapan dan kuliner sepanjang pantai, dengan sewa perahu. Pantai Prigi pengunjung bisa berlayar dengan sewa perahu, tempat ini merupakan tempat penangkapan berbagai macam jenis ikan terbesar sepanjang pantai selatan. Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati pantai lain yang berada di sekitarnya seperti Pantai Karanggongso dan pasir putih.

Di pasir putih inilah kita dapat bermain air dengan leluasa. Selain tempatnya yang bersih, air jernih juga aman, bagi yang menyukai perkemahan tempat ini merupakan tempat yang cocok.

Dengan angin sepoi nan sejuk dengan pemandangan yang masih alami dengan deburan ombak kecil menambah suasana pasir putih menjadi pilihan tempat beristirahat dan bermain. Tiket masuk sekitar Rp.5000,00.

 

Memanfaatkan Hari Libur untuk Berwirausaha

Oleh:  MAS BUDY

Majelis Ta’lim Yasin Taipei (MTYT) merupakan organisasi muslim yang kegiatannya selain berdakwah juga mendirikan sebuah wirausaha yang dikelola oleh jama’ahnya. MTYT sendiri berdiri sejak 18 tahun silam, dan sudah banyaknya kegiatan dakwah yang mereka lakukan. Selain itu masyarkat di Taiwan juga membutuhkan   makanan halal. Sehingga muncul ide untuk mendirikan MTYT wirausaha, yang bertujuan untuk memanfaatkan hari libur  jama’ah MTYT.  Tujuan lainnya, mereka juga ingin  memiliki kantor sekretariat sendiri agar lebih mudah untuk melakukan kajian-kajian rutin bulanan.

MTYT wirausaha menyediakan barbagai macam makanan halal, seperti: Pientang (nasi kotak), tumpeng, dan bakso.  Masih banyak lagi jajanan lainya yang dijamin  kehahalannya. Kewirausahaan ini  sudah berjalan kurang lebih satu tahun.

 

“Kita hanya melayani pemesanan setiap hari Sabtu dan Minggu saja,mengingat teman-teman yang tergabung dalam MTYT wirausaha semuanya adalah Pekerja Migran Indonesia (PMI). Kami tidak melakukan pemasaran secara khusus, hanya mulut-kemulut. Melalui teman-teman PMI atau organisasi Islam lainnya yang ada di Taiwan dan terus berkesinambungan ke teman-teman atau organisasi Islam lainnya, ”papar salah seorang koordinator MTYT wirausaha yang tidak ingin disebutkan namanya.

 

Selain itu beliau juga berpesan kepada rekan-rekan PMI di Tiwan, untuk manfaatkan waktu liburnya dengan digunakan mengikuti  kegiatan-kegiatan yang positif dan bermanfaat untuk bekal setelah  pulang. Karena  kita tidak selamanya di negri orang ini, suatu saat harus berkontribusi untuk membangun bumi pertiwi.

Perpanjang Kontrak Tanpa Harus Pulang

Oleh: Redaksi

Dikutip dari laman http://www.savepmi-taiwan.org/2017/01/terupdate-pengumuman-perpanjangan.html dalam rangka meningkatkan perlindungan TKI di Taiwan, KDEI di Taipe melakukan pelayanan legalisasi PerjanjianKerja (PK) bagi TKI yang melakukan perpanjangan perjanjian kerja yang telah dimulai  sejak tanggal 23 Desember 2016. Terdapat penambahan satu persyaratan yang harus dilampirkan oleh TKI yakni SURAT PERNYATAAN) bahwa PPTKIS tidak lagi bertanggung jawab terhadap TKI  dalam masa perpanjangan perjanjian kerja( sebagaimana  diatur dalam Undang-Undang No.39 Tahun 2004tentang penempatan dan perlindungan TKI di Luar Negri.   terkait Proses legalisasi Perjanjian Kerja Bagi TKI yang melakukan Perpanjangan Kontrak 3 (tiga) tahun pada KDEI di Taipei, berikut ini adalah langkah-langkah yang harus teman-teman TKI lakukan.(alur sewaktu-waktu dapat berubah, jika ada perubahan akan segera diinformasikan kembali pada website KDEI di Taipe )

Langkah awal yang harus teman-teman lakukan adalah:

TKI Mengurus dokumen (dibantu majikan/agensi):

  1. Perpanjangan kontrak di kantor DHSC, WDA-MoL Taiwan (4 bulan sebelum finish kontrak), biaya sebesar NT$ 300.
  2. ARC baru dari National Immigration Agency.
  3. Pasport dan Re-Entry Permit (bila cuti).
  4. Kepesertaan Asuransi di Taiwan.
  5. Surat persetujuan keluarga (dapat di download di http://kdei-taipe.org).
  6. Surat pernyataan bahwa PPTKIS tidak lagi bertanggung jawab selama masa perpanjangan kontrak (dapat di download di http://kdei-taipe.org).

Jika sudah lengkap maka TKI sudah dapat mengajukan proses pembuatan PK dan legalisasi ke kantor KDEI di Taipe, dengan menyediakan dokumen sebagai berikut:

  1. Surat izin kerja (perpanjangan 3 tahun) dari MoL.
  2. ARC baru dari National Immigration Agency.
  3. Pasport dan Re-Entry Permit (bila cuti).
  4. Kepesertaan Asuransi di Taiwan.
  5. Surat persetujuan keluarga.
  6. Surat pernyataan bahwa PPTKIS tidak lagi bertanggung jawab selama masa perpanjangan kontrak.

Dokumen lain yang perlu disiapakan:

  1. File perjanjian kerja (PK) yang telah diisi, ditandatangani oleh TKI dan Majikan atau Agensi) sesuai dengan jenis pekerjaan dapat di download di http://kdei-taipe.org.
  2. Jika pengurusan dibantu oleh agensi,maka wajib melampirkan SIUP agensi yang masih berlaku dari MoL.

Jika seluruh dokumen telah siap dan lengkap dilanjutkan dengan pembayaran biaya legalisasi dokumen di Changhwa Bank sebesar NT$ 850. Kemudian dokumen tersebut disertai bukti pembayaran ke KDEI di Taipe untuk ENDORSMENT (proses endorsment maksimal 3hari).

Selanjutnya TKI dapat memutuskan apakah langsung bekerja atau pulang pulang cuti ke Indonesia. “TKI yang memutuskan tidak pulang akan membayar premi asuransi TKI Indonesia di Kantor KDEI di Taipe dan mengurus E-KTKLN”.

Bagi TKI yang pulang cuti ke Indonesia harus melengkapi persyaratan berikut:

  1. PK yang telah di legalisir KDEI di Taipe.
  2. ARC baru dari National Immigration Agency.
  3. Paspor dengan lampiran Re-Entri Permit.
  4. Surat keterangan sehat dari instansi yang berwenang.
  5. TKI perempuan tidak dalam keadaan hamil.

Kemudian melanjutkan pengurusan Asuransi TKI (Indonesia) dan e-KTKLN  pada kantor BP3TKI/P3TKI/P4TKI terdekat. Selanjutnya kembali bekerja di Taiwan sesuai PK baru.

Bagi teman-teman TKI sekarang lebih mudah untuk mendapatkan informasi terkait ketenaga kerjaan karena sudah ada aplikasi SAVE PMI Taiwan, bisa di download melalui google playstore untuk android

Dan bisa diakses ke link berikut untuk pengguna iphone,

http://pengaduantkitaiwan.blogspot.tw/2017/12/cara-instal-app-info-dan-pengaduan.html

 

 

 

Penyakit Menular Seksual (Sexual Transmitted Disease) dan HIV-AIDS

Oleh: Endang Koni Suryaningsih, S.ST.,MSc. Ners-Mid.

Fenomena kejadian penyakit menular seksual ibarat gunung es dalam kehidupan di masyarakat. Kita tidak tahu kapan gunung es tersebut akan meleleh. Begitu banyak kasus yang terjadi, namun angka statistik belum merepresentasikan jumlah penderita yang sesungguhnya. Fenomena ini merupakan salah satu penyebab tim kesehatan kesulitan dalam mencari data real dalam masyarakat. Tabu dan merasa tidak nyaman jika kita berbicara tentang penyakit menular seksual, karena topic ini sangat privacy bagi khalayak umum.  Sejatinya, bertukar pengalamalan, informasi, dan diskusi mengenai penyakit ini sangat penting untuk menambah wawasan masyarat awan terutama, sehinggan mudah untuk dideteksi sedinimungkin, dan dilakukan tindakan preventive.

Pengetahuan, merupakan salah satu kunci dalam program preventive, dengan masyarakat tahu tentang pencegahan penyakit kelamin menular, maka mereka akan mengikuti aturan agar tidak terjangkit penyakit tersebut, so perkembangan penyakit dapat diminimalis perkembangannya. Pada rubric kesehatan majalah Surya Formosa kita coba untuk membuka wacana masyarakat untuk lebih mendalami kita akan membahas tentang penyakit menular seksual dan HIV-AIDS dalam dua edisi (part 1&2). Untuk lebih memudahkan pemahaman tentang penyakit menular seksual dan HIV-AIDS, penulis merangkumnya dalam bentuk Question and Ask (Q&A) berikut ini:

Q: Apa itu penyakit menular seksual dan HIV-AIDS?

A:Penyakit menular seksual adalah penyakit yang dapat menular melalui hubungan seksual dengan seseorang yang sudah terinfeksi penyakit seksual sebelumnya. Penyakit ini juga dapat ditularkan oleh pasangan yang sudah terjangkiti melalui aktivitas seksual yang melibatkan vagina, penis, anus, atau mulut. Sedangkan definisi AIDS (Acquired Immuno Deficiency Syndrome) adalah kumpulan gejala/penyakit akibat menurunnya kekebalan tubuh yang didapat dari infeksi HIV.

Q: Apakah penyebab dari penyakit menular seksual?

A: Penyakit menular seksual dapat disebabkan oleh bakteri, jamur, virus, protozoa, dan ektoparasit. Contoh penyakit yang ditimbulkan kaena bakteri adalah: Nesseria gonorrhoeae, Chlamydia trachomatis, Treponema pallidum, Gardanella vaginalis,
Haemophilus ducreyi, Donavania granulomatis, Mycoplasma hominis, Ureaplasma urealycum. Sedangkan penyakit yang ditimbulkan karena virus adalah : Herpes simplex, Human papilloma, Hepatitis, Cytomegalovirus. Kemudian, protozoa dapat menimbulkan penyakit: Trichomonas vaginalis
Sedangkan jamur dapat menyebabkan penyakit: Candida albican. Dan ektoparasit dapat menyebabkan: Phtirus pubis, Sarcoptes scabei

Q: Apakah penyakit menular seksual hanya dapat ditularkan melalui hubungan seks?

A: Tidak, beberapa penyakit ini dapat ditularkan oleh ibu yang sedang hamil kepada janin selama kehamilan atau kepada bayi nya pada saat proses persalinan.

Q: Lantas perilaku yang bagaimana yang beresiko tertular penyakit menular seksual?

A: Diantaranya bisa  dikarenakan berhubungan seks yang tidak aman dengan penderita penyakit menular seksual (tanpa menggunakan pelindung/kondom). Kemudian, berganti-ganti pasangan seks. Adanya prakter pelacuran juga merupakan factor resiko terjangkiti penyakit menular seksual. Dan yang terakhir, melakukan hubungan seks secara anal, karena hubungan ini mudah menimbulkan luka.

Q: apakah penyakit HIV-AIDS dapat ditularkan melalui sentuhan kulit?

A: Tidak, penyakit HIV-AIDS tidak dapat ditularkan hanya dengan makan atau minum bersama, memakai peralatan makan/minum mereka, bersentuhan, dan berjabat tangan. Selain itu, berpelukan, hidup serumah, menggunakan wc/toilet bersama juga tidak serta merta menularkan penyakit HIV-AIDS. Termasuk berenang bersama, bergantian pakaian, handuk, saputangan, dan hubungan sosial lainnya.

Demikian pembahasan singkat seputar penyakit menular seksual dan HIV-AIDS. Pada prinsipnya, setialah kepada hanya satu pasangan kita demi mengurangi resiko tertular penyakit menular seksual dan HIV-AIDS. Pada edisi yang akan datang, insyaallah kita akan lanjutkan pembahasan mengenai tanda dan gejala serta p”penampakan” dari beberapa jenis penyakit menular seksual. So, jangan lewatkan setiap edisi Majalah Surya Formosa.

 

 

Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 1 Depok Menjadi Nominasi Kepala Sekolah Inspiratif di Ajang Best Practices Dan Sekolah Inspirati

Oleh: Redaksi

Kepala SMP Muhammadiyah 1 Depok Sleman,  Abdulah Mukti berhasil menjadi  nominasi sebagai kepala sekolah inspiratif dalam ajang Lomba Best Practices kepala sekolah, pengawas sekolah dan widyaiswara. Lomba ini diselenggarakan oleh Direktorat Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar dan Menengah Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, di Hotel Swiss-Belresidences Kalibata, Jakarta Selatan, pada 4 – 8 Mei 2018.

Perlombaan diikuti oleh 29 kepala sekolah SD, 24 kepala sekolah SMP, 24 kepala sekolah SMA, 16 pengawas SD, 19 pengawas SMP, 16 pengawas SMA dan 10 pengawas SMK  dari seluruh penjuru Indonesia. Pada lomba ini, Abdulah Mukti mengangkat tema From Nothing To Something.  Di makalahnya, ia menguraikan tentang proses transformasi SMP Muhammadiyah 1 Depok Sleman yang berdiri sejak 1 Januari 1968.

Sejak awal  berdiri hingga saat ini, SMP Muhammadiyah 1 Depok Sleman mengalami pasang surut dalam perkembangan. Pada  tahun ajaran 2008/2009,  kelas VII  hanya berjumlah 8 siswa. Menjelang penerimaan siswa baru ajaran 2009/2010 jika sekolahan  tersebut  tidak mampu menerima siswa lebih dari 10 kelas VII, maka  terancam mengalami penutupan.

Dalam penjelasannya, transformasi SMP Muhammadiyah 1 Depok ini bertumpu pada dua aspek: pertama, pendidikan karakter dan kedua jejaring atau networking. Sebagai sekolah Muhammadiyah, pendidikan karakter bukanlah hal baru, justru poros utama.  Sekolah Muhammadiyah terletak kepada pendidikan karakter atau sekolah yang berakhlak mulia. Diantara 10 program utama menghidupkan sekolah ini yang paling pokok adalah Pendidikan Karakter.

Pendidikan Al Islam dan Muhammadiyah  sebagai icon sekolah.  Karena  visi pertama sekolahnya adalah Akhlakul Karimah. Ejawantah Keislaman dan Kemuhammadiyahan diwujudkan dengan program unggulan ISMUBARIS yang dikembangkan sejak 2011 hingga saat ini. Di tahun 2011 – 2012 SMP ini bergandengan tangan bersama Living Values Education (LVE),  dengan Pendidikan Karakter yang berbasiskan nilai di kalangan Guru, Karyawan, Orangtua dan Siswa. Pada 2016 sekolahnya menjadi salah satu Piloting Nasional Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) Kemendikbud RI.

Adapun networking, SMP Muhamamdiyah  mengalami keterpurukan tidak hanya dari segi siswa, tetapi  juga dari sisi SDM, financial, sarana dan prasarana. Karena itu, sebagai Kepala Sekolah diharapkan memiliki kepribadian,  kewirausahaan untuk  menghidupkan dan mengembangkan sekolah tersebut.

Proses rehabilitasi dan pembangunan sekolah tidak  berhenti sejak Tahun 2009 hingga saat ini telah menelan biaya hampir 6 M. Proses rehabilitasi dan pembangunan gedung sekolah adalah hasil dari upaya dan usaha yang gigih dari kepala sekolah dengan menggandeng berbagai pihak, sehinga tidak membebankan orangtua/wali peserta didik.

Dalam pemaparannya, Abdulah Mukti sangat detail menjelaskan dan menguraikan proses transformasi SMP Muhammadiyah 1 Depok Sleman dari keadaan yang terpuruk, dan  menjadi sekolah yang hidup, tumbuh dan berkembang, seperti sekarang ini. (rizq)

 

Pak AR, Contoh Kesederhanaan Pemimpin Umat

Oleh : SRY

Pak AR adalah sapaan akrab untuk Abdul Rozak Fachrudin. Beliau kelahiran Pakualaman Yogyakarta pada 14 Februari 1916 dari pasangan K.H. Fachrudin dan Maimunah binti K.H Idris Pakualaman. Seluruh hidupnya beliau beliau habiskan untuk berdakwa dan membesarkan islam dalam organisasi masyarakat Muhammadiyah.

Kiprah pk AR di Muhammadiyah tidaklah muda, beliau merintis karirnya dari awal. Menjadi guru lebih dari sepuluh sekolah Muhammadiyah merupakan kiprah beliau paling awal. Lebih dari sepuluh sekolah Muhammadiyah  di sepuluh sekolah MuhammadiyahSaat beliau berkiprah dan berkarir Ketika berkarier di Muhammadiyah Pak AR bukanlah seorang yang langsung berkiprah di jajaran elite Muhammadiyah tetapi beliau merangkak dari bawah. Beliau pernah menjadi guru di lebih dari sepuluh sekolah muhammadiyah. Dalam susunan kepengurusan Muhammadiyah beliau pernah menjabat dari ketua ranting, ketua cabang, ketua wilayah hingga akhirnya menjadi ketua pimpinan pusat (PP) Muhammadiyah.

Pak AR adalah ketua umum pimpinan pusat terlama sepanjang sejarah. Beliau menjabat dari tahun 1968 sampai dengan tahun 1990. Jabatan tersebut diemban berdasarkan usul Buya Hamka setelah wafatnya K.H. Fakih Usman yang merupakan ketua PP Muhammadiyah tersingkat dalam sejarah.

“Dalam Muktamar ke-38, tahun 1968 di Yogyakarta diputuskan bahwa Fakih Usman dBeliaungkat menjadi ketua umum PP Muhammadiyah, meskipun yang memperoleh suara terbanyak adalah A.R Fachrudin. Kepemimpinan Fakih Usman hanya berlangsung sekitar sepekan—ini merupakan kepemimpinan yang paling singkat dalam sejarah Muhammadiyah—karena belBeliauu meninggal,” seperti dilangsir dari 1 Abad Muhammadiyah: Gerakan Pembaharuan SosBeliaul Keagamaan.

Di dalam organisasi Muhammadiyah tidak menganut one man one vote, lalu suara terbanyaklah yang akan terpilih. Muhammadiyah selalu mengedepankan musyawarah dalam menentukan ketua umum. Pada saat muktamar, muktamirin akan memilih 13 orang formatur. Selanjutnya ke 13 formatur tersebut akan memilih salah satu di antara mereka untuk menjadi ketua umum. Maka dengan demikBeliaun bisa saja yang mendapatkan suara terbanyak bisa jadi tidak menjad ketua umum.

Pak AR adalah contoh sosok pejabat dengan kesederhanan. Meskipun telah menjabat sebagai ketua PP Muhammadiyah terlama dan menjadi orang nomer satu di Muhammadiyah tidak lantas mengubah gaya hidup. Kemanapun belBeliauu lebih suka mengayuh sepeda atau mengendarai sepeda motor Yamaha bututnya. Sebuah sepeda motor keluaran tahun 70-an yang merupakan pemberBeliaun pengusaha batik bernama Prawiro Yuwono yang tidak tega melihat orang penting di Muhammadiyah berdakwah ke berbagai daerah dengan mengayun sepedanya. Motor butut tersebut pak AR gunakan sampai komponennya rusak, butut, dan olinya berceceran. BelBeliauu selalu menolak ketika diberi uang untuk ceramahnya. Uang tersebut selalu dibagikan kepada karyawan Muhammadiyah yang belum sejahtera dalam hidupnya.

Sering kali tawaran kendaraan yang lebih enak dan nyaman datang kepada belBeliauu namun selalu saja belBeliauu tolak. PT Astra pada dekade 1980-an juga pernah menawarkan mobil keluaran terbarunya dengan Cuma-Cuma. Ini juga pak Ar tolak dengan alasan yang sangat sederhana, Beliau tak bisa menyetir dan tak ingin direpotkan dengan urusan perawatan.

Pak AR membuka depot bensin eceran di depan rumah yang dipinjami oleh Muhammadiyah untuk menambah pemasukan income keluarga. Bisa dibayangkan, orang nomer satu di Muhammadiyah yang memimpin lebih dari dua dekade berjualan bensin eceran untuk menambah bBeliauya kulBeliauh anknya. Sepanjang hidupnya, Pak AR ini tak pernah memiliki rumah sendiri. Setelah tidak lagi menjabat sebagai ketua PP Muhammadiyah belBeliauu mengontrak rumah hingga akhir hidupnya. Pernah mencoba membeli rumah dengan uang muka, namun cicilan yang telah dibayarkan malah dibawa kabur oleh pengembang.

Walaupun pak AR hidup dalam kesederhanaan namun belBeliauu memiliki pergaulan yang luas. Teman-teman belBeliauu berasal dari berbagai kalangan. Mulai dari tukang becak, intelektual, budayawan, mentri hingga presiden. Pak AR menjadi orang Muhammadiyah yang paling dekat dengan presiden Suharto.

Di samping kesederhanaannya, Pak AR juga dikenal sebagai pendakwah yang tak pernah menyinggung orang lain. BelBeliauu selalu mengajak umat untuk berintrospeksi diri. Ketika banyak orang menentang dan mempertanyakan perayaan Sekaten di Yogyakarta yang diramaikan dengan tontonan dangdut, tong setan, bola maut dan sejenisnya maka Pak AR mengatakan jika tak rela di perayaan Sekaten ada tononan dangdut dan teman-temanya itu maka gembirakanlah dengan kesenBeliaun yang bermutu dn bercitra islami.

Contoh lain dari caranya mengajak berintropeksi adalah ketika umat agama lain memiliki sekolahan, panti asuhan, dan rumah sakit maka Pak AR mengajak agar jangan hanya menggertu tapi menirunya dengan tindakan nyata yang baik. Jika untuk nonton bioskop saja rela merogoh kocek seribu tapi berinfak di hari jum’at hanya dengan 50 rupBeliauh, maka berinteropeksilah.

Kesejukannya sebagai pemimpin umat pun dirasakan oleh umat agama lain. Pada suatu kesempatan ketika menyambut pemimpin umat kristBeliauni sedunBeliau, Paus Yohanes Paulus II, di Yogyakarta dalam kunjungan resminya ke IndonesBeliau maka Pak AR menyampaikan unek-uneknya dan mengkritik Paus. BelBeliauu mengeluhkan bahwa tak sedikit umat islam yang lemah iman dan hidup kurang berkecukupan dirayu oleh umat kristen untuk masuk ke agama mereka dengan berbagai bingkisan. Pada kesempatan tersebut Pak AR menyampaikan kepada Paus bahwa agama harus disebarkan dengan cara-cara yang perwira dan sportif. Kritikan itu diterima dengan lapang dada oleh umat lain karena disampaikan dengan lembut dan sejuk serta dengan penjiwaan toleransi yang sangat tinggi.

Itulah sekelumit tentang pak AR Fachrudin, sosok pemimpin umat dengan kesederhanaan namun tetap berwibawa. BelBeliauu memiliki kasih sayang kepada sesama namun tegas kepada segala bentuk kemungkaran.

###

Hukum Meninggalkan Sholat ‘Ied

Pertanyaan dari Ummu Baihaqi :

Bagaimana hukum meninggalkan shalat ‘ied bagi pekerja TKI yang tidak mendapat izin keluar?

Yang saya hormati Ummu Baihaqi. Terkait hukum sholat ‘ied terdapat 3 pendapat. Pendapat pertama adalah pendapat jumhur ulama yang mengatakan bahwa hukum sholat ‘ied adalah sunnah. Hal tersebut disandarkan pada hadits Muttafaqun ‘alaih:

“Telah datang seorang laki-laki penduduk Nejed kepada Rasulullah Shallallhu ‘alaihi Wa sallam. Kepalanya telah beruban, suaranya terdengar tetapi tidak dapat dipahami apa yang dikatakan kecuali sudah dekat. Lelaki tersebut bertanya tentang Islam. Maka Rasulullah menjawab: “ shalat lima waktu sehari semalam. Ia bertanya lagi: Apakah saya punya kewajiban shalat lainnya?; Rasulullah menjawab: tidak, melainkan hanya amalan sunnah saja. Rasulullah melanjutkan sabdanya: “kemudian berpuasa Ramadhan. Ia bertanya lagi: Apakah saya punya kewajiban puasa lainnya lainnya? Rasulullah menjawab: tidak, melainkan hanya amalan sunnah saja. Rasulullah melanjutkan sabdanya: “kemudian zakat. Ia bertanya lagi: Apakah saya punya kewajiban puasa lainnya lainnya? Rasulullah menjawab: tidak, melainkan hanya amalan sunnah saja.

Pendapat kedua adalah pendapat yang  mengatakan bahwa hukum sholat ‘ied adalah fardhu kifayah sebagaimana layaknya shalat jenazah karena di dalam kedua shalat tersebut terdapat iqamah. Pendapat kedua juga berdalil dengan Alqur’an Surat Al-Kautsar ayat 2: “Maka shalatlah karena tuhanmu dan berkorbanlah”.

Pendapat yang ketiga yang mengatakan shalat ‘ied adalah wajib/fardhu ‘ain. Pendapat ini mengatakan bahwa hal tersebut didukung berdasarkan beberapa dalil seperti 1) Rasulullah selalu melaksanakan khutbah shalat ‘ied sebagaimana shalat jum’at dan hukum shalat jum’at adalah fardhu ‘ain; 2) Rasulullah memerintahkan para perempuan yang sedang haid tetap berangkat ke tanah lapang untuk mendengarkan khutbah shalat ‘ied; 3) Terdapat pendapat yang mengatakan bahwa jika shalat ‘ied bertepatan dengan hari jum’at maka shalat ‘ied dapat menggantikan shalat jum’at, sedangkan tidak ada yang dapat menggugurkan kewajiban kecuali kewajiban itu sendiri.

Meskipun jumhur ulama berpendapat bahwa shalat ‘ied sunnah, kita juga perlu memperhatikan sabda Rasulullah

عَنْ اُمّ عَطِيَّةَ قَالَتْ: اَمَرَ رَسُوْلُ اللهِ ص اَنْ نُخْرِجَهُنَّ فيِ اْلفِطْرِ وَ اْلاَضْحَى اْلعَوَاطِقَ وَ اْلحُيَّضَ وَ ذَوَاتِ اْلخُدُوْرِ، فَاَمَّا اْلحُيَّضُ فَيَعْتَزِلْنَ الصَّلاَةَ.

Dari Ummu ‘Athiyah, ia berkata, “Rasulullah SAW memerintahkan kepada kami untuk membawa keluar anak-anak perempuan yang hampir baligh, perempuan-perempuan haidl dan anak-anak perempuan yang masih gadis, pada Hari Raya ‘Iedul Fitri dan ‘Iedul Adha. Adapun wanita-wanita yang haidl itu mereka tidak shalat”.(HR. Muslim)

Jika kasusnya (meninggalkan shalat ‘ied karena tidak mendapatkan izin kerja) hanya sekali maka tidak mengapa. Tetapi jika berulang kali, maka saya menyarankan untuk pindah ke tempat kerja yang mengizinkan shalat ‘ied. Karena amalan untuk bekal hari akhirat itu lebih utama. “Dan akhirat itu lebih baik dan lebih kekal (Q.S Al- A’la: 17)”.

__________________________________________________________________

Pertanyaan dari bu Ainee

Apa hukumnya melakukan sholat ‘ied dobel, dulu ada sodara yang dia ikut pas saya sholat ’ied tapi besoknya ikut sholat lagi karena merasa nggak enak masjid nya Cuma beberapa langkah dari rumahnya?

Belum ada satu riwayatpun dari Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa salllam yang mengerjakan shalat ‘ied 2 kali karena perbedaan penentuan hari raya. Maka dikembalikan pada hukum asal ibadah mahshah “semuanya dilarang kecuali yang diperintahkan”. Rasulullah Shallahu ‘alaihi wa sallam bersabda

“Barangsiapa membuat suatu perkara baru dalam urusan kami ini (urusan agama) yang tidak ada asalnya, maka perkara tersebut tertolak” (Muttafaqun ‘alaih)

Di dalam hadits riwayat Abu Dawud: “Bahwa suatu rombongan datang kepada Nabi Muhammad Shalllahu ‘alaihi Wa sallam, mereka bersaksi bahawa mereka telah melihat hilal kemaren. Maka beliau memerintahkan mereka untuk berbuka puasa dan keesokan harinya mereka pagi-pagi menuju ke tempat shalat (mushalla).

Hadits tersebut menunjukkan bahwa Rasululllah hanya memerintahkan melaksanakan shalat ‘ied hanya sekali, maka hal tersebut menunjukkan bahwa tidak ada tuntunan mengerjakan apa yang saudara bu Ainee kerjakan. Adapun dalam melaksanakan ibadah maka kita tidak dibolehkan mengutamakan perasaan terhadap makhluq, karena hal tersebut dapat mengakibatkan kita mempersekutukan Allah dengan makhluq,

Wallahu a’lam bishshowwab.

Idul Fitri

Oleh: Lilis Nurul Hidayati

Idul Fitri berasal dari dua kata bahasa Arab yaitu; ied ( عيد ) dan al-fithr ( الفطر). Ied bearti kembali. Dan alfithr adalah berbuka. Dinamakan ied karena hari raya terjadi berulang ulang dalam setiap tahunnya, pada waktu yang sama yaitu awal syawal. Sebagaimana yang dikatakan oleh ibnul `Aroby :

سمي العيد عيدا لأنه يعود كل سنة بفرح مجدد.

Hari raya dinamakan ied karena berulang setiap tahun dengan kegembiraan yang baru.

Sedangkan alfithr  bukanlah berarti fithroh ( suci ), sebagaimana yang lumrah dipahami kebanyakan kaum muslimin. Karena bukan berarti dengan  idul Fitri kita kembali suci tanpa dosa yang terlebur dengan ibadah selama di bulan Romadlon. Kita tidak bisa menjamin akan diterimanya amal ibadah kita, namun kita berdoa agar diterima ibadah kita. alfithr disini berarti berbuka, sebagaimana hadits  yang diriwayatkan oleh Abu Hurayroh Rodliyallaahu `anhu:

عن أبي هريرة رضي الله عنه قال: أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: الصوم يوم تصومون والفطر يو تفطرون والأضحى يوم تضحون. ( حديث صحيح رواه الترميذي و أبو داوود وابن ماجه والبيهقي )

“ artinya: dari Abi Hurayroh RA: bahwasanya Rosulullah bersabda: showm ( puasa ) itu ialah pada hari kalian berpuasa, dan (idul) Fitri ialah pada saat kalian berbuka, dan (idul) Adha ialah pada hari kalian menyembelih (hewan hewan kurban).

Manusia secara fitrahnya merasa bahagia di saat mendapatkan kenikmatan jasmani ataupun ruhani dari apa yang dia disukai, dari harta, makanan, jabatan, kehormatan, wanita bahkan sekedar pujian dan pengakuan dari orang lain. Akan tetapi ada juga sebagian manusia yang lebih merasa bahwa kebahagiaan hakiki, yaitu disaat dia berada dekat dengan Sang Pemilik semua hal-hal materi yang membuatnya bahagia.

Dalam ensikolpedia Islam, awal mula perayaan idul Fitri terjadi setelah perintah berpuasa yaitu tahun ke-2 hijriyah, dimana saat itu terjadi perang badar, dan kemenangan berada di tangan kaum muslimin. Walaupun di saat itu jumlah kaum Muslimin hanya 314, sedangkan kaum kafir 1000 orang. Olehkarena itu para sahabat saling berkata kepada yang lain; من العلئدين والفائزينز “

Sebagai ungkapan kebahagian mereka, atas kemenangan dalam perang dan kemenangan mengalahkan hawanafsu ketika di bilan Romadlon.

menurut riwayat lain dalam kitab alfiqh alislamy wa adillatuhu dikatakan bahwa sholat ied disyariatkan pada tahun pertama Hijriyah. Sebagaimana yang diriwayatkan oleh Anas:

(( قَدِمَ رسول الله صلى الله عليه وسلم المدينةَ، ولهمْ يومان يلعبون فيهما، فقالَ: ما هذا اليومان ؟ قالوا: كنا نلعبُ فيهما في الجاهلية، فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم : إن الله قدْ أبدلكما خيرا منهما: يوم الأضحى ويوم الفطر )) رواه أبو داود والنسائي

Artinya: Rosulullah datang ke Madinah, dan masyarakat mempunyai dua hari perayaan ( yang merupakan kebiasaan jahiliyah, yaitu Nayruz dan mahrojan). Disaat itu mereka berpesta ( bernyanyi-nyani, menari-nari, makan, minum, bermabuk-mabukkan dan bersenang-senang). Rosul bertanya: apakah dua hari itu? Para sahabat menjawab: dua hari dimana kami bermain (berpesta) di dalamnya. maka Rosulullah bersabda: “ sesungguhnya Allah mengganti kedua hari raya itu dengan hari raya yang lebih baik, yakni Idul Fitri dan Idul Adha.”(HR. Abu Dawud dan Nasa`i).

Pada saat idul Fitri, hal pertama yang dilakukan Rosulullah adalah ke tanah lapang untuk melaksanakan sholat `ied. Ulama` Fiqh madzhab Hanafi dan Maliki berpendapat bahwa tidak diperbolehkan bagi perempuan untuk keluar sholat ied. Dengan dalil QS. Al-ahzab:33, “ وقرن في بيوتكن” : dan tinggallah kalian(pr) di rumah kalian. Sedang menurut ulama` Syafi`iy dan Hanbali memperbolehkan perempuan keluar untuk sholat pada waktu i`iedul Fitri, bahkan yang sedang haid dianjurkan untuk ikut berkumpul pada waktu sholat `ied. Dan disyaratkan bagi mereka untuk menutup aurot, tidak menggunakan baju yang glamour sehingga menjadi pusat pandangan, tidak menggunakan parfum, dan tidak berikhtilath ( bercampur baur dengan laki-laki). Sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Bukhori dan Muslim, Rosululloh bersabda:

لا تمنعوا إماء الله مساجد الله، وليخرجن تَفلات )) رواه البخاري و مسلم. ))

 artinya: “janganlah melarang wanita muslimah ( untuk datang) ke masjid, dan hendaklah mereka keluar tanpa menggunakan parfum”. Wallahu a`lam bisshowab.

lilis nurul hidayati

Ketika Hidayah Datang Barangkali Adalah Karena Terkabulnya Do’a Dari Orang Yang Pernah Kita Tolong

Oleh : SRY

 

Hidayah adalah hak mutlak milik Allah semata, Siapapun itu dari golongan manusia, malaikat , dan jin, tidak akan mampu memberikannya kepada siapapun yang ia kehendaki. Begitulah kisah terjadi kepada nabi Nuh yang meskipun Ia seorang nabi tetap tak bisa menghembuskan hidayah kepada anaknya, maka matilah anaknya dalam kekafiran.

Kisah yng serupa juga dialami oleh baginda Rosullullah Solallahu “alaihi wasallam. Betapa besar harapan beliau agar pamannya Abu Thalib dengan lapang dada mengucaplan kalimat Laa illaha Illalah yang merupakan syarat keislaman seseorang, selagi nyawa masih di kandung badan. Takdir berkata lain, hingga ajal menjemput sang paman kalimat sakral itu tidak terucap dari lisan sang paman.

Begitupun sebaliknya ketika Allah sudah berkehendak untuk memberikan petunjuk kepada manusia yang dipilihnya maka satu makhlukpun tak akan ada yang mampu menghalangi. Hamba tersebut akan merasakan manisnya keimanan.

Kisah yang akan penulis tuturkan kali ini bukanlah sebuah kisah luar biasa namun ini adalah kisah yang penulis rasakan sendiri akan hidayah yang datang pada keluarga penulis beberapa tahun yang lalu. Sebuah kenikmatan iman dan islam yang menjadi rejeki yang luar biasa yang penulis rasakan.

***

Di sela waktu sibuk mengurus rumah tangga, sering kali saya duduk menemani nenek tua yang telah berusia lebih dari 90 tahun yang tinggal di sebelah rumah. Dia nenek saya, ibu dari bapak saya. Tak hanya puluhan kali saya memintanya untuk tinggal saja di rumah saya atau tinggal bersama anaknya yang lain namun selalu saja beliau menolak. Alasanya adalah Ia tidak bisa tinggal di rumah lain. “Mati urip” akan tetap bernaung di gubug penuh kenangan cinta bersama kakek.

Pagi itu saya kembali disana, duduk di lincak bambu yang ada di emper rumah, tempat yang paling saya sukai jika dari rumah nenek. Mengobrol sambil menatap halaman luas yang menghijau ditumbuhi berbagai tanaman khas pedesaan. Seperti biasa, nenek selalu saja bercerita tentang sosok lelaki gagah yang telah membuatnya melahiran dua belas orang anak. Topk apapun yang kami bahas pada ujungnya akan sampai pada cerita tentang kakek. Dari cara nenek bercerita terlihat sekali jika beliau sangat mencintai kakek. Matanya akan berbina walaupun tersamarkan oleh keriput kulit wajahnya.

Kakek saya, bernama Sanastra. Beliau bukanlah orang maha kaya dan terpandang namun bagi saya beliau punya kisah yang menginspirasi untuk menjalani hidup. Dari nenek sering kali saya mendengar bagaimana ketika muda dulu kakek selalu bekerja membanting tulang untuk menghidupi keuarganya. Juga untuk menghidupi beberapa rayat yang dimilikinya. Seperti yang dikataan di atas bahwa kakek bukanlah orang kaya, namun sikap kederawananya mampu menarik simpati banyak orang untuk tinggal bersama kakek dan membantu  pekerjaan-pekerjaan kakek. Baik kerja di sawah ataupun membantu usaha kakek memproduksi minyak kelapa. Jaman dulu minyak kelapa adalah minyak yang dikonsumsi oleh masyarakat. Ketika itu adalah sekitar tahun 40-an, sama sekali belum ada minyak kelapa sawit yang beredar, bahkan mungkin belum ada perkebunan kelapa sawit di Indonesia.

Jaman Jepang dan  tahun-tahun pertama setelah kemerdekaan adalah masa yang sangat sengsara bagi masyarakat desa. Ketika itu pangan dan sandang adalah hal yang sangat sulit didapatkan, tak terkecuali di kampung kakek. Dan kakek sering kali menolong banyak orang untuk memperoleh makanan. Kadang kakek berhutang gaplek ke juragan di gunung dan kemudian dihutangkan kepada masyarakat dengan harga normal tak mencekik. Banyak di antara mereka yang kemudian tak mampu membayar, atau mampu membayar tapi tak membayarnya sampai sekarang. Hal itu membuat kakek sering kali harus merogoh kantong sendiri untuk membayarnya. Dan itu bukan sekali dua kali dilakukan kakek. Bagi beliau  itutidaklah mengapa, karena semua itu dilakukannya untuk menolong orang lain yang membutuhkan bukan diniatkan untuk berbisnis, berjual-beli yang mendapatkan keuntungan.

Kakek bukanlah seorang muslim. Sepanjang perjalanan hidup kakek, kami seluruh keturunan beliau selalu mengajaknya berhijrah. Namun begitulah, bahwa hidayah memang hak mutlak milik Allah. Sebesar apapun kegigihan kami tak sedikitpun mengoyangkan keimanannya sebagai seorang kristen. Namun begitu kami tetap rukun dan damai walaupun berbeda keyakinan.

Ketika hidayah Allah datang tak ada apapun yang bisa membendungnya. Di hari Idul Fitri 2015 tiba-tiba kakek ingin bersahadat, tanpa paksaan dari siapapun, murni keinginannya sendiri karena kemudian menganggap islam adalah agama terbaik yang akan membawanya selamat dunia dan akhirat. Keluarga kami tentu menyambut kabar baik itu dengan penuh kegembiraan. Itu adalah moment yang paling kami harapkan dan selalu memenuhi do’a-do’a kami dari tahun ke tahun. Keluarga kami menyiapkan acara sakral itu dengan hikmat.  Hari Ahad, tanggal 3 Syawal 1436 H / 19 Juli 2015 seorang pemuka agama dan beberapa famili kami undang untuk menjadi saksi sebuah ikrar pertanggungjawab besar menjadi seorang muslim.  Pengucapan kalimat Laa illaha ilalllah adalah sebuah registrasi untuk menjadi pengikut nabi besar Muhammad SAW.

Hari-hari usai bersahadat kakek benar-benar menjadi seorang muslim. Sholat 5 waktu selalu dikerjakannya di masjid tanpa pernah absen. Bersemangat bangun di pagi buta ketika mendengar adzan subuh dan adzan-adzan sholat wajib yang lain. Sampai kemudian di bulan September kakek sakit  meninggal dunia pada 16 Dzuhijah 1436H /28 September 2015. Iya kakek menjadi muslim hanya sekitar 100 hari saja.

Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jika seorang hamba masuk Islam, lalu Islamnya baik, Allah menulis semua kebaikan yang pernah dia lakukan, dan dihapus darinya semua keburukan yang pernah dia lakukan. Kemudian setelah itu ada qishash (balasan yang adil), yaitu satu kebaikan dibalas sepuluh kali lipat sampai 700 kali lipat. Adapun satu keburukan dibalas dengan sama, kecuali Allah ‘Azza wa Jalla mengampuninya.”(H.R. Nasai, no. 4998, dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani di dalam Silsilah Ash-Shahihah, no. 247).

Kami yakin hidayah yang di dapatkan kakek bukanlah hal yang serta merta diperolehnya tanpa sebab. Lalu kemudian Allah memanggil kakek dalam keadaan beriman. Pasti ada suatu hal yang menyebabkannya. Bisa jadi itu adalah panjatan do’a dari orang-orang yang pernah ditolongnya dahulu. Sebab kita manusia tidak pernah tahu do’a siapa yang telah Allah kabulkan. Belajar dari kisah kakek, maka kita sebagai manusia sudah seharusnya menyebar kebaikan, menolong orang lain dan bersedekah tanpa berharap imbalan dari manusia. Sebab kita tidak pernah tahu kapan kita akan membutuhkan bantuan dari orang lain.

Matahari telah makin tinggi, saya bangkit dari lincak di teras rumah nenek untuk menyiapkan makan siang. Nenek masih ingin terus bercerita tentang lelaki kekasihnya tersebut namun saya terpaksa memotongnya untuk meneruskan aktivitas. Cerita yang sama itu telah saya dengar puluhan kali, tapi jika sempat dan tak sedang terburu-buru maka akan saya pinjamkan telinga untuk mendengarnya kembali. Nenekku, seorang istri yang mempunyai cinta luar biasa kepada kakek. Beliau sangat kehilangan kakek, bukan hanya kehilangan seorang suami tetapi lebih dari itu. Beliau kehilangan teman bercerita dan berkeluh-kesah. Berpuluh tahun mereka hidup bersama dan berbagi banyak hal. Saya hanya cucu yang hanya bisa meminjamkan telinga kepadanya, agar beliau tak merasa sendirian.

Nasrun minallah wa fathun qariib (Arti : bantuan dari Allah dan kemenangan yang dekat)

Cilacap, 10 Maret 2017